Kraton Yogyakarta

Kawasan Njeron Beteng Kraton Yogyakarta

Dahulu daerah ini adalah area yang dipagari dengan tembok istana yang mengelilingi kraton agung atau pusat istana. Saat ini secara administratif kawasan njeron beteng menjadi satu kecamatan yakni Kecamatan Kraton. Sebagai kawasan elit pada jamanya tempat ini menjadi impiasn masyarakan untuk bisa tinggal di dalam njeron beteng. Kini sejalan dengan waktu kawasan ini berubah menjadi pemukiman padat dan sentra wisata. Berbagai peninggalan adat dan budaya dapat dinikmati sebagai daya tarik wisata. Lanjutkan membaca “Kawasan Njeron Beteng Kraton Yogyakarta”

Iklan
Kraton Yogyakarta

Plengkung Nirbaya : Di Sini Ilmu Hitam Dilarang Masuk!!!

Plengkung Nirbaya atau lebih dikenal dengan atau Plengkung Gading terletak di sebelah selatan Alun-alun Selatan. Secara arti Nirbaya berasal dari kata “nir” yang artinya tidak ada, dan kata “baya” yang berarti bahaya. Sehingga  plengkung ini memiliki filosofi bahwa menghilangkan atau tidak ada bahaya yang mengancam. Dahulu gerbang ini mempunyai pintu gerbang dari kayu yang tebal. Setiap orang yang akan masuk akan diperiksa terlebih dahulu oleh prajurit keraton. Lanjutkan membaca “Plengkung Nirbaya : Di Sini Ilmu Hitam Dilarang Masuk!!!”

Kraton Yogyakarta

Plengkung Wijilan: Selangkah dari Gudeg Wijilan

Pelengkung Wijilan merupakan salah satu gerbang masuk Kraton Yogyakarta yang sampai saat ini masih dapat kita temui. Sampai saat inipun Plengkung Wijilan masih berfungsi sebagi lalu lintas keluar masuk “Njeron Beteng”. Plengkung ini bernama asli Plengkung Tarunasura, hanya karena lokasinya yang berada di daerah Wijilan sering disebut sebagai Plengkung Wijilan. Lanjutkan membaca “Plengkung Wijilan: Selangkah dari Gudeg Wijilan”

Atraksi Wisata

Grebeg Jogja Syawal Kraton Yogyakarta

Pariwisata jogja Grebeg atau Garebeg adalah tradisi yang dilaksanakan oleh Kraton Yogyakarta. sampai saat ini helatan wisata jogja tahunan tersebut menjadi salah satu atraksi wisata yang mampu menarik kunjungan wisata. Puncak acara ini adalah keluarnya gunungan atau “Pareden” yang merupakan simbolisasi sedekah Sultan sebagai pemimpin kepada rakyatnya. Pada grebeg tahun 2013 ini, selain diperebutkan di Masjid Agung, gunungan juga diberikan ke Pura Pakualaman sebagai bentuk penghormatan kepada Kadipaten Pakualaman dan juga diberikan ke Kepatihan di Jl Malioboro. Berikut foto foto grebeg Kraton Jogja  yang dapat kami sajikan. Lanjutkan membaca “Grebeg Jogja Syawal Kraton Yogyakarta”

Potret Sosial Budaya

Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta

Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta
Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta.
Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan
dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya.
Bagi Anda yang pertama kali masuk Kraton, pasti kan kagum dengan atmosfer yang terbangun dengan
suasana klasik kerajaan tempo dulu. Arsitektur yang khas, abdi dalem yang masih memajai busana
jawa. Adat yang masih di junjung tinggi di bawah wibawa Sri Sultan HB X.
Pertanyanya kalo kamu lebih dari dua kali berkunjung ke kraton apakah anda pernah merasa jenuh.
Yang dilihat itu-itu saja. Informasi yang disampaikan terkesan monoton. Memang ada atraksi yang
reguler yang ada di kraton seperti wayang, tarian, gamelan, juga prosesi pengiriman minuman bagi
Ngarsa Dalem setiap jam 11 siang. Tapi belum ada suatu produk yang mempunyai keterlibatan
langsung dengan wisatawan.  Bagi kita yang punya ekspetasi lebih pasti males untuk mengunjungi
keraton untuk keberapakainya. Tidak adanyha inovasi produk wisata merupakan salah satu
permasalahan yang utama. Disamping juga regulasi internal kraton sendiri yang mempunyai peraturan
dan permasalahan yang pelik.
Dalam angan-angan saya, banyak atraksi wisata yang dapat dikembangkan dan di buat di kraton
jogja. Misalkan Gladi Prajurit di Alun -Alun selatan yang pada masa lalu diadakan di masa lalu
dapat dihidupkan kembali. Tentunya hal ini akan sangat menarik. Peserta dapat melihat secara
langsung latihan dari prajurit kraton. bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan dapat berperan
misalkan menyewa pakaian prajurit kraton untuk wardrobe foto. Pasti akan sangat menarik. Selain
itu pojok beteng bisa dibuat atraksi bagaimana suasana menembak meriam buatan di bastion. PAsti
akan sangat atraktif karena wisatawan dapat langsung melakukan wisata tersebut.
Saya yakin, jika kraton sebagai salah satu tujuan wisata utama dapat selalu menarik wisatawan
maka secara keseluruhan wisata jogja juga akan semakin dikenal sebagi tujuan wisata budaya.
Bagaimana menurut pendapat kamu? Ada atraksi lain yang bisa dikembaangkan di kawasan kraton? Atau
ada kesan lain dari kamu tentang kraton yogyakarta?
Artikel: M Nugroho Susanto

Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta. Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya. Lanjutkan membaca “Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta”

Foto Jogja, Kraton Yogyakarta

Kereta-Kereta Kraton Yogya

Pada masa lalu kendaraan yang digunakan oleh Kraton Ngayogyakarta, baik yang dipakai untuk kepentingan bepergian, perkawinan sampai untuk mengangkut jenasah, adalah jenis kendaraan yang disebut sebagai kereta. Jadi, pada masa itu, hanya kraton yang memiliki kereta, yang diberi nama bermacam-macam. Kereta-kereta tersebut bukan produksi Kraton Ngayogyakarta, atau warga negerinya, tetapi produksi dari negeri lain, diantaranya Belanda. Lanjutkan membaca “Kereta-Kereta Kraton Yogya”

Kraton Yogyakarta

Baluarti dan Pojok Beteng

Baluwarti dapat diartikan sebagi tembok tinggi yang mengelilingi komplek kraton yang berfungsi sebagi penahan serangn musuh. Dinding ini dibangun atas prakarsa Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangku Negoro yang kelak menjadi Hamengkubuwono II pada 1785-1787. Dinding ini melingkari kota tua beserta istana di dalamnya dengan luas kira-kira 3,5 mil persegi.Baluwerti memanjang dari Alun-alun Utara ke timur sampai Gondomanan dan berbelok ke selatan sampai Pujokusuman. Kemudian ke arah barat sampai nDaengan dan membelok ke utara sampai Suronatan/Notoprajan dan mengakhiri ke arah timur sampai sebelah barat Alun-alun Utara. Pada jaman dahulu disekeliling Baluarti terdapat kolam buatan yang mengelilingi baluarti yang disebut dengan Jagang. Lanjutkan membaca “Baluarti dan Pojok Beteng”