Kadipiro Margodadi Seyegan Sleman: Eraku Dulu Hingga Sekarang


Beberapa daerah di Yogyakarta mungkin mempunyai persamaan dengan nama dusun ini. Sebagai salah satu dusun yang berada di Desa Margodadi, kadipiro memang mempunyai banyak persamaan dengan dusun di sekitarnya. Topografi daerah ini di dominasi oleh bentangan lahan persawahan. Walupun seiring dengan perkembangan jaman, lahan tersebut semakin lama berkurang dengan desakan kebutuhan hunian.

Penulis dilahirkan dan dibesarkan di dusun ini. Saya merasakan dengan betul setiap detak perkembangan dusun ini pada kisaran awal era 80 an hingga saat ini. Pada tahun tahun tersebut anak anak seusia saya sanagt merasakan bahaginya bermain dengan lingkungan yang masuh bersih dan kebersamaan yang tidak bisa dinikmati anak anak jaman sekarang. Masa itu hiburan saya yang paling keren adalah nonton video format beta. Yang paling disukai adalah Film Megaloman. Itu saja kami harus pergi ke salah satu anak di dusun grogol yang satu satunya mempunyai player video beta. Atau paling banter kami nonton siaran TVRI. Kebetulan di rumah saya ada televisi hitam putih 14 inchi. Karena listrik belum masuk, saya dan Bapak rutin “nyetrumke” aki yang saat itu hanya ada di ibu kota kecamatan Seyegan. Acara yang paling ditunggu tunggu adalah ketroprak pada malam hari. apalagi kalau yang namanya kethoprak sayembara berhadiah. Siang nya pasti akan menjadi topik pembicaraan, yah kalau sekarang jadi gosip panas lah…heheh. Saat itu bisa dihitung dengan jari siapa yang sudah punya televisi.

Era 80 an akhir kami kami mulai merasakan aliran listrik PLN pertama kalinya. Bagaimana bahagianya saya dan teman teman kecil saya menunggu ketika malam pertama kalinya lampu listrik berpijar menerangi rumah di dusun kami saat itu. Melihat bagaimana sebuah bola dari kaca yang bisa bersinar terang. Sangat berbeda sekali ketika sebelumnya setiap sore saya dan kakak saya harus menyalakan “Lampu Ting” atau petromaks.

Masa SD pada tahun 90 an saya habiskan dengan penjelajahan ke berbagai tempat di sekitar dusun kami, atau bahkan saat itu dengan sepeda jengki saya tanpa alas kaki nyolong tebu ke pertanian tebu…bagaiman kami harus lari tunggang langgang ketika ada mandor tebu yang sambil mengangkat angkat “arit” sambil teriak  menakuti kami”hayo podho nopo kuwi” alias “ayo pada ngapain itu”..Sungguh petualangan yang mengasikan.

Ketika pada tingkatan sekolah dasar dan sekolah menengah di Seyegan kesenangan dan kenakalan masa kecil kami berlanjut. Kenakalan yang  menjadikan kreatif dan bukanya kenakalan negatif. Pada masa itu berbagai gempuran teknologi sudah mulai masuk. Tontonan dari berbagai tivi swasta sudah mulai masuk. Hadir RCTI, SCTV disusul dengan Indosiar disamping TVRI.

Pun ketika masa masa umur kuliahan saya lalui di dusun ini. Bergaul dengan tetangga kanan kiri. Namun yang beda sekarang adalah semakin tidak hafal nama nama generasi baru yang ternyata semakin banyak. Semakin banyak karena perkembangan dinamis yang menjadi sebuah keharusan sebuah perkembangan jaman. (mnugrohosusanto/jogjakini/2014)

menjemur gabah 2

Jalan di Kadipiro tertutup abu letusan GUnung Kelud Kamis malam (13/2/2014)
Jalan di Kadipiro tertutup abu letusan GUnung Kelud Kamis malam (13/2/2014)
Abu putih  menutupi jalan akibat Gunung Kelud meletus Kamis malam (13/2/2014)
Abu putih menutupi jalan akibat Gunung Kelud meletus Kamis malam (13/2/2014)
Panjat pinang di Selokan Mataram 17 Agustus 2014
Panjat pinang di Selokan Mataram 17 Agustus 2014
Pemandangan Selokan Mataram yang memberlah Kadipiro
Pemandangan Selokan Mataram yang memberlah Kadipiro

Penulis: jogjakini

Suka Traveling dan Jalan Jalan melihat hal baru

1 thought on “Kadipiro Margodadi Seyegan Sleman: Eraku Dulu Hingga Sekarang”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s