Dusun Kasuran: Penduduk tidak Boleh Tidur Di Atas Kasur


Selain di tuk si beduk, Sunan kalijaga meninggalkan cerita menarik lain. Di daerah Kecamatan Seyegan, terdapat nama Kasuran. Berasal dari nama Kasur (alas tidur). Yang unik adalah penduduk di dusun tersebut kalau tidau tidak beralaskan kasus, Jadi mereka hanya beralaskan tikar.

Konon ceritanya ketika Suanan Kalijaga mampir di daerah ini dia tidak mendapat sambutan baik. Ketiak menginap oleh pemilik rumah hanya diberi alas tikar, padahal si tuan rumah tidur di atas kasur. Karena mungkin tersinggung Sunan Kalijaga berucap: “Nantinya penduduk di sini hanya boleh manggunakan kasur kalau sudah melebihi kepintaranku”.

Penanda  Masuk  Dusun KasuranMaka mulai saat itu, masyarakat tidak berani tidur diatas kasur karena belum merasa melampuai kepintaraan Sunak Kalijaga. Konon penduduk asli yang melanggar pantangan tersebut akan sakit atau meninggal.

Kini setelah masa berganti tetap ada penduduk asli yang tidak menggunakan kasur. Sebenarnya cerita tersebut boleh percaya boleh tidak karena merupakan sebuah mitos. Hanya saja pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa kita harus bekerja keras dan prihatin dalam hidup. Kita boleh beristirahat dan menikmati hasil kerja keras kita setelah tercapai tujuan dan cita cita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s