Pusaka Kanjeng Kiai Pamuk


ADA kisah menarik tentang KK Pamuk (cambuk, terbuat dari kayu sepanjang sekitar satu meter).yang dituturkan GBPH H Joyokusumo. Pusaka berujud cambuk ini, diyakini masyarakat Jawa memiliki kesaktian mengendalikan amuk massa. Pada bulan Mei 1998 lalu, sebelum reformasi yang menjatuhkan Soeharto terjadi, Sri Sultan HB X ditemani GBPH H Joyokusumo mengirabkan KK Pamuk. Mengendarai mobil Land Cruiser, Sri Sultan selepas maghrib berangkat dari Keraton. Route yang direncanakan, dari Keraton menuju Jalan Magelang, terus ke utara hingga Ungaran (Jateng), berbelok menuju Kartasura lewat Boyolali dan kembali ke Yogyakarta, masuk Keraton lewat pintu timur Keben. Sebelum berangkat Sri Sultan memberi perintah, bahwa setiap jalan yang dilewati tidak boleh dilalui dua kali. Selain itu, kirab pusaka ini tidak perlu sampai Solo, tetapi dari simpang tiga Kartasura terus kembali ke Yogya.
Pengemudi yang mengantar Sultan HB X dan Joyokusumo, rupanya agak lupa. Sampai di simpang tiga Kartasura, sopir tidak belok kanan tetapi belok kiri menuju Solo. Belum lagi lewat terminal Kartasura, lampu mobil tiba-tiba mati. Sopir pun meminggirkan kendaraan dan mengganti lampu mobil dengan yang baru.
Tak juga hidup.
“Ada apa berhenti?,” tanya Sultan.
“Lampu mobil mati,” jawab sopir.
“Ini sampai mana?”
“Kartasura menuju ke Solo.”
“Lho. Jangan ke Solo. Balik saja ke Yogya.”
Begitu mobil berbalik arah, lampu mobil kembali menyala. Sopir kemudian ingin membuktikan, apakah lampu mobil yang lama juga hidup. Ketika lampu lama dipasang, ternyata juga tetap menyala.
“Boleh percaya boleh tidak. Tapi itu kejadiannya. Saya waktu itu menjelang Kartasura agak tertidur, jadi lupa mengingatkan sopir,” papar GBPH H Joyokusumo suatu saat.
Dan ketika reformasi bergulir, juga ketika pisowanan agung berlangsung dan demo-demo marak di Yogya, amuk massa relatif tidak ada. (Sumber: Bernas)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s