Sri Sutan HB IV


Hamengkubuwono IV (3 April 1804 – 6 Desember 1822) sewaktu kecil bernama BRM Ibnu Jarot, diangkat sebagai raja pada usia 10 tahun, karenanya dalam memerintah didampingi wali yaitu Paku Alam I hingga tahun 1820. Pada masa pemerintahannya diberlakukan sistem sewa tanah untuk swasta tetapi justru merugikan rakyat. Pada tahun 1822 beliau wafat pada saat bertamasya sehingga diberi gelar Sultan Seda Ing Pesiyar (Sultan yang meninggal pada saat berpesiar). (nug: dari berbagai sumber. Referensi: wikipedia.com)

Sri Sultan Hamengku Buwono IV

Penulis: jogjakini

Suka Traveling dan Jalan Jalan melihat hal baru

8 thoughts on “Sri Sutan HB IV”

  1. sayang sekali tidak ada penjelasan tentang anak2 sri sultan IV /keturunannya dan istri2 nya. jika tahu infomasi tersebut kirim ke e-mail saya. saya ucapkan banyak terimasih

  2. sepertinya saya bisa membantu, setidaknya saya taw salah satu garis keturunan nya…..

    berhubung yg bersangkutan masih kakek saya yg keenam

  3. saya mendengar cerita dari bapa dan saudara mara saya aruah atuk saya sudarno adalah anak Hamengkubuwono ke6..saya ingin mencari salahsilah keluarga anak2 Hamengkubuwono ke6..

    1. Kalo meninggalya karena apa saya kurang tahu. Karena informasi sangat minim untuk hal itu. Kalaupun ada permasalahan internal, pihak kraton selalu membungkus informasi untuk disampaikan kepada rakyat pada saat itu dengan bak.

  4. Baru2 ini saya habis berkunjung ke dalam kraton, Sekitar 2 mingguan. Acara sekatenan. Kemudian saya ambil foto Profile dari HB IV sampai dengan HB IX. Di Profile tersebut HB IX sampai dengan 1823.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s