Arsip Kategori: Oleh Oleh Jogja

Menikmati Coklat Monggo Jogja

Untuk keberapa kalinya menganter tamu ke salah satu icon oleh oleh jogja ini. Coklat Monggo memang menjadi daya tarik tersendiri untuk selalu dikunjungi. Utamanya bagi penggemar makanan berasa manis ini. Ditangan bule Belgia bernama Edward Riando Picasauw, coklat tidak hanya berasa manis seperti dipasaran. Namun dengan muatan lokal, rasa coklat monggo juga dapat kit nikmati dengan Ginger (jahe) dan Dates & Cashew (kurma & kacang mete). Baca lebih lanjut

Belut Goreng Godean

Bila anda berkunjung ke daerah Godean, SLeman, Yogyakarta jangan lupa membeli oleh-oleh khas, yakni belut goreng. Pasar Godean ini masuk wilayah Kecamatan Godean, kabupaten Sleman. Letaknya Stategis, di poros utama jalan penghubung dari wilayah Kulon Progo ke Jogja. Kalau dari Jogja, jika anda berada di TUGU JOGJA, maka tinggal berkendara ke arah barat lurus, tidak belok-belok, maka nanti akan sampai pasar Godean. Baca lebih lanjut

Kuliner dan Oleh Oleh Jogja

Berikut pusat kuliner, jajan dan oleh oleh di jogja. Ada yang mau nambain?

NASI/MIE GORENG
* Pak Pele, Pojokan Alun-alun Lor
* Depan Pasar Kolombo, Jl. Kaliurang Km 7.5
* Nasi Goreng Batas Kota, Depan Gedung Wanita
* Mie Goreng Depan Kadin, Depan Bioskop Permata
* Mie Goreng, Terminal Terban
* Mie Goreng Pak Kribo, Depan Hotel Sri Manganti, Rahayu
* Sego Goreng Perumahan Banteng (Jl. Kaliurang masuk kekanan ? terus belok utara) Baca lebih lanjut

Sentra Gudeg Jogja

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan dibumbui dengan kluwek. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek. Baca lebih lanjut

Krebet: Sentra Industri Batik Kayu

Batik lazimnya ditorehkan di atas kain, namun para pengrajin di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul telah mengembangkan batik menggunakan media kayu. Dusun yang terletak di pegunungan tandus sekitar 20 km dari Kota Yogyakarta ini memang terkenal dengan batik kayunya. Berbagagai hasil kerajinan seperti topeng kayu, miniatur binatang, dan pernik hiasan lainya dihiasi motif-motif batik dengan proses layaknya membatik di atas kain. Jenis kayu yang digunakan sebagai bahan dasar adalah kayu lunak diantaranya sengon, pule dan mahoni. Baca lebih lanjut