Siapa Calon Pewaris Tahta Kraton Jogja


Suksesi atau penobatan pemimpin tertinggi sebuah kerajaan memang menarik apalagi Kraton Jogja adalah salah satu kerajaan yang masih menjalankan pemerintahanya secara lengkap. Pemimpin tertinggi di bawah Kendali Sri Sultann Hamengku Buwono.

Perkembangan Jaman memang tidak bisa terelakan lagi. Akan tetapi rakyat Ngayogyakarta Hadiningrat tetap berharap tentang seorang pengayon yang dipegang oleh seorang Sultan. Nah saat ini Sri Sultan HB X telah berumur lebih dari 60 tahun. Bukan bermaksud mendahului, akan tetapi sampai saat ini belum ada pewaris resmi bila nanti Sultan Mangkat.

Dalam tradisi keraton Jogja, seorang Sultan harus lelaki. Dalam keraton ada aturan tersendiri untuk menentukan calon raja. Nama aturan tersebut adalah “PAUGERAN” dimana aturan aturan unutk menentukan raja. Salah satunya adalah yang berhak meneruskan tahta adalah putra mahkota yang telah ditunjuk sebelumnya. Atau jika belum adalah putera tertua Sultan dari Garwa Permaisuri, Jadi bukan Selir Sultan. Hal tersebut terjadi saat Pangeran Mangkubumi menjadi sultan X, beliau sebagai putera tertua dari Garwa Padmi berhak meneruskan tahta Sultan.

Nah saat ini Sultan X tidak mempunyai Putera Mahkota. Seminanya adalah puteri. Walaupun Sultan sempat membuka wacana tidak ada larangan untuk sebuah kerajaan dipimpin oleh seorang Puteri. Akan tetapi menurut Paugeran yang berhak nanti meneruskan adalah adik lelaki dari sultan. Saat ini adik lelaki dari Sultan yang masih hidup adalah KGPH Hadiwinoto sebagi adik tertua diteruskan dengan GBPH Hadisuryo (Pengusaha di Jakarta), GBPH Joyokusumo (Pengusaha di Jogja), GBPH Prabukusumo (pengusaha dan mentan ketua Partia Demokrat Jogja) dan GBPH Yudhanegara (PNS). Adik adik sultan tersebut adalah beberapa yang berhak meneruskan tahta.

Akan tetapi kepastian siapa penerusnya masih rahasia Ilahi katanya. Saat ini belum ada penunjukan langsung. Karena ununtk tahta yang memeberikan SK jad tidaknya biasanya adalah SK Tuhan. Maksudnya merujuk dari pengalaman saat HB X dan belum berputera dan mankat,  beberapa adik Sultan yang menjadi calon teryata Mangkat juga hingga terpilihlah HB VII saat itu.

Kita tunggu saja dan bukan bermaksud mendahului “Titah Ngarsa Dalem”

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s