
Museum Gunung Berapi Tampak Depan
Merapi Jendela Bumi, itulah tema yang diambil Museum Gunung Merapi (MGM). Museum ini terletak di Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Sudah mulai beroperasidan diresmikan 1 Oktober 2009. Peresmian dipimpin Kepala Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral R Sukyar mewakili Menteri ESDM. Hadir pula Asisten I Pemprov DIY Tavip Agus Rayanto dan Wakil Bupati Sleman Sri Purnomo.
MGM mempunyai luas 3,5 hektar dengan luas bangunan 4.470 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Museum ini akan difungsikan untuk wahana informasi, penelitian, pendidikan, dan wisata tentang kegunungapian.
Fasilitas yang ditampilkan antara lain maket Gunung Merapi, animasi erupsi Merapi, plasa tematis, gedung teater, dan foto-foto dokumentasi aktivitas gunung-gunung berapi dunia.
MGM saat ini belum selesai 100% untuk harga tiketnya pun belum ditentukan.
Apa yang dilihat:
Beberapa kOleksi benda utama yang dipajang di MGM antara lain “batu bom” Gunung Merapi atau “vulcanic bomb”, yakni batuan pijar berdiameter 65 mm lebih yang terbentuk dari lontaran material letusan Merapi. Selain itu juga dipajang barang milik warga di kawasan wisata Kaliadem yang tertimbun lahar panas erupsi Gunung Merapi 2006 seperti wajan, panci, piring dan alat masak lainnya yang rusak terkena erupsi Merapi, serta rangka sepeda motor milik korban yang tewas di bungker Kaliadem 14 Juni 2006.
Ada juga foto-foto Gunung Merapi, serta foto erupsi Gunung Merapi dari 1900 hingga 2007, batu-batuan gunung dan diorama Gunung Merapi.
Kedepan saya yakin MGM akan menjadi salah satu obyek wisata yang bagus di Sleman. Tentunya kolo dibarengi dengan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik.
Lokasi:
Lokasi MGM merupakan satu jalur ke obyek wisata kaliurang. Untuk menuju MGM dapat melalui dua jalur, yaitu Jalan Kaliurang dari sisi timur dan Jalan Boyong (menuju Kaliurang bagian barat) dari sisi barat. Apabila melalui sisi timur sebelum masuk pintu gerbang kurang lebih 1 kilometer belok kiri kira‑kira 2 kilometer sudah sampai kelokasi. Kalau melalui arah barat pengunjung bisa lewat Jalan Boyong setelah pintu gerbang masuk kawasan Kaliurang belok kanan. Jalannya saat ini sedang dalam pengerjaan, jalannya cukup lebar karena dibuat dua jalur, jalur keluar dan masuk




masuk kesini bayar ga mas? berapa yah? jam bukanya? mungkin museum atao t4 wisata yg lain bs dikasi tahu juga masalah tiket masuk dan jam bukanya mas…hehe. thx
Sementara ini belum ditentukan harganya karena masih baru
Cukup oke,banyak informasinya.
Harga tiket untuk perorangan/rombongan berapa ya mas? trus bukanya hari apa & jam berapa? kalau boleh nomor yang bisa dihubungi ? makasih!
Sementara ini kalo tidak salah masih free. Untuk buka jam kantor seperti biasa
Wah ra mudeng lokasinya Pak
Saia juga tinggal di jogja Pak
Silakan berkunjung ke blog saia
______________________________________________
Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/